Tampilkan postingan dengan label benar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benar. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 Agustus 2014
Cara mengatur keuangan keluarga yang baik dan benar
Cara mengatur keuangan keluarga yang baik dan benar merupakan hal yang paling prinsip dalam sebuah keluarga, terlebih lagi bagi mereka yang masih dalam kategori keluarga muda. Pastinya akan banyak masalah terutama masalah keuangan/finansial yang kerap muncul manakala manajemen keuangannya tidak diatur secara bijak.
Ditengah manajemen keuangan yang masih belum stabil, ditambah lagi dengan kehadiran si kecil dalam waktu dekat semakin membuat pasangan muda menjadi lebih mudah frustrasi, stress yang dapat berujung pada konflik. Namun apakah benar kesulitan ekonomi dalam keluarga selalu di picu dengan minimnya pendapatan?. Atau jangan-jangan justru karena disebabkan oleh tidak bijaknya pasangan dalam mengatur keuangan .
Untuk menghindari permasalahan dalam mengatur keuangan, tentu Anda atau pasangan harus pintar-pintar dalam menyisihkan pemasukan karena bukan hal yang mustahil manakala Anda mungkin menemui sebuah keluarga dengan penghasilan yang cukup tinggi namun selalu menemui masalah keuangan.
Nah, agar Anda tak terjebak dalam permasalahan keuangan yang sama, berikut adalah tips dan cara mengatur keuangan keluarga yang baik dan benar.
1. Pemetaan keuangan
Pastikan Anda selalu mengetahui jumlah pemasukan dan pengeluaran rutin, baik harian, mingguan atau bulanan seperti cicilan kredit motor, mobil, cicilan mobil, cicilan rumah, pinjaman bank dan lain sebagainya. Buatlah kalkulasi anggaran yang mesti Anda keluarkan dengan cermat dan detail.
2. Skala prioritas
Menyenangkan diri sendiri tentu tak ada salahnya karena bagaimanapun Anda berhak untuk membahagiakan diri Anda atas apa yang telah Anda capai seperti misalnya pergi ke salon, memanjakan diri di spa, jalan-jalan ke mal dan lain sebagainya. Namun jangan juga melupakan skala prioritas, yaitu memahami mana yang bersifat primer dan mana yang sekunder. Buatlah sebuah anggaran keuangan yang realistis yang harus dipatuhi setiap anggota keluarga. Setelah kebutuhan primer terpenuhi, silahkan sisihkan sebagian untuk keperluan sekunder apabila memang masih mencukupi.
3. Membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan
Sebelum melakukan kegiatan belanja bulanan, selalu pastikan Anda telah menyiapkan daftar belanjaan terlebih dahulu. Siapkan list yang berupa kolom daftar kebutuhan dan keinginan yang harus Anda patuhi dengan konsisten. Jangan langsung membeli barang yang Anda inginkan, akan tetapi pertanyakan dahulu kepada diri Anda apakah Anda benar-benar memerlukannya. Selalu patuhi daftar belanjaan untuk menghindari over budget.
4. Jangan berhutang
Cobalah bebaskan diri Anda dari kebiasaan berhutang. Semakin tinggi pemasukan umumnya akan membuat seseorang memiliki pola yang lebih konsumtif. Jika ingin kaya maka rumusnya adalah gaya hidup jangan sampai mengikuti besarnya pemasukan Anda. Misalnya, sewaktu Anda memiliki pemasukan sebesar 2 juta rupiah Anda mengajukan kredit motor, namun saat pemasukan Anda 5 juta rupiah Anda mengambil kredit mobil dan begitu seterusnya. Selalu ingat, janganlah bekerja hanya untuk berhutang!.
5. Tetapkan target dan cita-cita finansial
Cobalah untuk menyusun dan merancang target finansial yang spesifik dan realistis bersama pasangan dalam beberapa waktu kedepan. Misalnya berapa jumlah gaji yang ingin Anda capai dalam beberapa bulan kedepan, bisnis sampingan apa yang mungkin ingin dimiliki dan lain sebagainya.
6. Investasi
Mungkin ada baiknya jika Anda dan pasangan berpikir untuk melakukan investasi, misalnya membeli tanah, properti, membuat bisnis rumahan sebagai usaha sampingan atau mungkin membuka semacam usaha toko online. Namun alangkah baiknya sebelum Anda melakukan investasi, Anda memikirkan juga resiko yang mungkin saja terjadi untuk menghindari kerugian yang bisa saja terjadi dalam sebuah investasi.
7. Menabung
Biasakanlah diri Anda dan pasangan untuk belajar menabung secara konsisten berapa pun jumlah pemasukan yang Anda berdua terima tiap bulannya. Jika Anda memiliki keinginan-keinginan yang saat ini mungkin belum dapat dipenuhi, maka menabung adalah solusi yang paling jitu untuk menyiasatinya. Dengan menabung pula Anda tak lagi merasa pusing dengan berbagai keperluan mendesak yang sewaktu-waktu mungkin saja terjadi dan tak pernah disadari kapan datangnya.
Tips agar menabung menjadi lebih menyenangkan, tertarget dan lebih spesifik, Anda bisa membuat tabungan sendiri dirumah atau membuka lebih dari satu buah rekening bank untuk mengakomodasi berbagai keperluan keluarga yang dapat Anda sisihkan pada saat Anda mendapatkan pemasukan (gaji). Misalnya, tabungan untuk keperluan pendidikan, tabungan untuk membeli rumah, tabungan untuk keperluan liburan dari bekerja dan lain sebagainya.
Read More..
Ditengah manajemen keuangan yang masih belum stabil, ditambah lagi dengan kehadiran si kecil dalam waktu dekat semakin membuat pasangan muda menjadi lebih mudah frustrasi, stress yang dapat berujung pada konflik. Namun apakah benar kesulitan ekonomi dalam keluarga selalu di picu dengan minimnya pendapatan?. Atau jangan-jangan justru karena disebabkan oleh tidak bijaknya pasangan dalam mengatur keuangan .
Untuk menghindari permasalahan dalam mengatur keuangan, tentu Anda atau pasangan harus pintar-pintar dalam menyisihkan pemasukan karena bukan hal yang mustahil manakala Anda mungkin menemui sebuah keluarga dengan penghasilan yang cukup tinggi namun selalu menemui masalah keuangan.
Nah, agar Anda tak terjebak dalam permasalahan keuangan yang sama, berikut adalah tips dan cara mengatur keuangan keluarga yang baik dan benar.
1. Pemetaan keuangan
Pastikan Anda selalu mengetahui jumlah pemasukan dan pengeluaran rutin, baik harian, mingguan atau bulanan seperti cicilan kredit motor, mobil, cicilan mobil, cicilan rumah, pinjaman bank dan lain sebagainya. Buatlah kalkulasi anggaran yang mesti Anda keluarkan dengan cermat dan detail.
2. Skala prioritas
Menyenangkan diri sendiri tentu tak ada salahnya karena bagaimanapun Anda berhak untuk membahagiakan diri Anda atas apa yang telah Anda capai seperti misalnya pergi ke salon, memanjakan diri di spa, jalan-jalan ke mal dan lain sebagainya. Namun jangan juga melupakan skala prioritas, yaitu memahami mana yang bersifat primer dan mana yang sekunder. Buatlah sebuah anggaran keuangan yang realistis yang harus dipatuhi setiap anggota keluarga. Setelah kebutuhan primer terpenuhi, silahkan sisihkan sebagian untuk keperluan sekunder apabila memang masih mencukupi.
3. Membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan
Sebelum melakukan kegiatan belanja bulanan, selalu pastikan Anda telah menyiapkan daftar belanjaan terlebih dahulu. Siapkan list yang berupa kolom daftar kebutuhan dan keinginan yang harus Anda patuhi dengan konsisten. Jangan langsung membeli barang yang Anda inginkan, akan tetapi pertanyakan dahulu kepada diri Anda apakah Anda benar-benar memerlukannya. Selalu patuhi daftar belanjaan untuk menghindari over budget.
4. Jangan berhutang
Cobalah bebaskan diri Anda dari kebiasaan berhutang. Semakin tinggi pemasukan umumnya akan membuat seseorang memiliki pola yang lebih konsumtif. Jika ingin kaya maka rumusnya adalah gaya hidup jangan sampai mengikuti besarnya pemasukan Anda. Misalnya, sewaktu Anda memiliki pemasukan sebesar 2 juta rupiah Anda mengajukan kredit motor, namun saat pemasukan Anda 5 juta rupiah Anda mengambil kredit mobil dan begitu seterusnya. Selalu ingat, janganlah bekerja hanya untuk berhutang!.
5. Tetapkan target dan cita-cita finansial
Cobalah untuk menyusun dan merancang target finansial yang spesifik dan realistis bersama pasangan dalam beberapa waktu kedepan. Misalnya berapa jumlah gaji yang ingin Anda capai dalam beberapa bulan kedepan, bisnis sampingan apa yang mungkin ingin dimiliki dan lain sebagainya.
6. Investasi
Mungkin ada baiknya jika Anda dan pasangan berpikir untuk melakukan investasi, misalnya membeli tanah, properti, membuat bisnis rumahan sebagai usaha sampingan atau mungkin membuka semacam usaha toko online. Namun alangkah baiknya sebelum Anda melakukan investasi, Anda memikirkan juga resiko yang mungkin saja terjadi untuk menghindari kerugian yang bisa saja terjadi dalam sebuah investasi.
7. Menabung
Biasakanlah diri Anda dan pasangan untuk belajar menabung secara konsisten berapa pun jumlah pemasukan yang Anda berdua terima tiap bulannya. Jika Anda memiliki keinginan-keinginan yang saat ini mungkin belum dapat dipenuhi, maka menabung adalah solusi yang paling jitu untuk menyiasatinya. Dengan menabung pula Anda tak lagi merasa pusing dengan berbagai keperluan mendesak yang sewaktu-waktu mungkin saja terjadi dan tak pernah disadari kapan datangnya.
Tips agar menabung menjadi lebih menyenangkan, tertarget dan lebih spesifik, Anda bisa membuat tabungan sendiri dirumah atau membuka lebih dari satu buah rekening bank untuk mengakomodasi berbagai keperluan keluarga yang dapat Anda sisihkan pada saat Anda mendapatkan pemasukan (gaji). Misalnya, tabungan untuk keperluan pendidikan, tabungan untuk membeli rumah, tabungan untuk keperluan liburan dari bekerja dan lain sebagainya.
![]() |
| Tips mengatur keuangan keluarga |
Kamis, 06 Februari 2014
Kisah Benar yang memilukan Gadis cantik yang berbakti pada ibunya
13 Nov 2013
(c) xinhua/chinadaily
Vemale.com
Read More..
(c) chinadaily.com
Mang Peijie, hanyalah seorang gadis biasa, namun sejak beberapa tahun yang lalu, dia menjadi seorang anak yang menginspirasi ramai orang di China. Apa yang membuatnya begitu istimewa?
Sejak kecil, Ming peijie sudah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. Sang ayah meninggal disebabkan satu kemalangan ketika Mang Peijie masih sangat kecil. Tak lama kemudian, sang ibu juga meninggalkannya dan menitipkan Meng Peijie pada wanita bernama Liu Fanying. Sebenarnya keputusan ini juga berat, kedua wanita ini sama-sama tak memiliki banyakw ang untuk merawat Meng.
(c) xinhua/china daily
Namun Liu tetap menyambut amanah itu. 3 tahun kemudian, Liu mengalami kelumpuhan. Dia ditinggalkan oleh suaminya dan Meng Peijie masih berusia 8 tahun. Apa yang dapat dilakukan gadis sekecil itu?
Anak Berbakti dan Berhati Mulia
Tak disangka, Meng Peijie yang masih kecil mau merawat ibu angkatnya. Seharian penuh, gadis kecil itu membantu memandikan Liu, menyuapinya, hingga memapahnya ke tempat tidur. Meski dia menjadi anak yang berbakti pada Liu, gadis ini tetap ingin bersekolah dan tahun 2009 lalu dia bertinjauan masuk ke Shanxi Normal University.
Tempat itu sangat jauh dari tempat Meng tinggal. Oleh kerana itu, dia membawa ibu angkatnya ratusan batu dari tempat tinggal mereka, menuju ke sekolah Meng. Di sana, Meng mencari rumah kos yang dekat agar dapat tetap merawat ibu angkatnya.
(c) xinhua/chinadaily
Bagi sang ibu, Meng Peijie adalah anak yang luar biasa. Entah bagaimana jadinya kalau dia tak pernah memiliki Meng. Gadis itu membesar menjadi anak yang cantik dan baik hati. Dia dengan sabar melatih ibunya bergerak, memberus gigi, atau mengurut kaki ibunya. Suatu ketika, Liu bertanya pada Meng, "Apakah hidupmu terasa getir?"
Meng menggeleng, "Tidak, selama aku bersama ibu." Jawaban ini membuat hati Liu seolah mencair, "Aku sangat berterima kasih pada ibu kandungnya kerana telah memberiku seorang anak yang baik dan berbakti."
Arti Ibu Bagi Meng Peijie
Ketika menerima penghargaan sebagai sosok yang inspiratif, Meng sedikit merasakan ada beban di pundaknya ketika ini. Sebelumnya dia hanya punya fikiran sederhana. "Kurasa aku sangat naif dan bodoh. Aku tak banyak berfikir bila menghadapi masalah. Di mana aku mengalami kesukaran, aku akan menerimanya dan mencari jalan keluar begitu saja," kata Meng.
Sejak kecil, Meng hanya ada ibu angkatnya. Namun dia sangat menyayangi ibunya kerana baginya, ibu artinya rumah. Siapa yang memiliki ibu, adalah orang yang paling bahagia di dunia. "Yang aku lakukan hanyalah tanggung jawab sebagai seorang anak," kata Meng dengan polos.
(c) xinhua/chinadaily
Meng tak banyak bicara ketika media mulai menyoroti kehidupannya. Dia cenderung menjawab dengan sederhana dan melemparkan banyak senyuman. Meski dia sedikit merasa ada beban moral dari penghargaan yang dia terima, namun hal tersebut memberikan keringanan pada hidupnya. Pemerintah memberi ibunya seorang jururawat yang akan menggantikan tugas Meng selama gadis 24 tahun itu melanjutkan pengajiannya.
Meski begitu, dia tetap tak melupakan ibunya. Meski bukan ibu kandung, Liu tetaplah rumah baginya dan itulah kebahagiaan sederhana yang dia syukuri. Di kala masa lapang, Meng akan senantiasa menghabiskan waktu bersama wanita yang sangat berarti baginya itu.
Ladies, Meng memberikan inspirasi bagi kita. Di kala banyak di antara kita yang mengeluh akan kesulitan hidup, setidaknya Meng memberi pencerahan bahawa semua kesulitan pasti ada jalan keluarnya dan sebenarnya, kita lebih kuat dari masalah yang kita hadapi.
Langganan:
Postingan (Atom)
